Selasa, 11 September 2012

Aliran Seni Lukis

Macam-macam Aliran Seni Lukis

1.    Realisme
Realisme di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalamsuatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahanembel-embel atau interpretasi tertentu. Maknanya bisa pula mengacu padausaha dalam seni rupa untuk menampilkan kebenaran, bahkan tanpamenyembunyikan hal yang buruk sekalipun. Tokoh-tokoh realism ialah : Gustove Corbert, Fransisco de Goya dan Honoré Victorin Daumier.
The Second of May 1808 or The Charge of the Mamelukes – Fransisco de Goya
Le Wagon de troisième classe – Honoré Victorin Daumier
2.    Surrealisme
Surrealisme lukisan dengan aliran ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yangsering ditemui dalam mimpi. Pelukis berusaha untuk mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudian mengolah bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi yang bisa dirasakan manusia tanpa harus mengerti bentuk aslinya.Pelopor surrealism : Joan Miro, Salvador Dali dan Andre Masson. Di Indonesia bisa disebut : Sudibio; Sudiardjo dan Amang Rahman.
The Persistence of Memory – Salvador Dali
The Tilled Field (1923–1924) – Joan Miró
3.    Romantisme
Romantisme merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia.Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objekyang seringdiambil sebagai latar belakang lukisan. Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukispada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuktujuan koleksi dan galeri di jaman colonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh.
Capture of prince Diponegoro (1857) – Raden Saleh
4.    Ekspresionisme
Ekspresionisme berusaha menampilkan emosional atau sensasi dari dalam di hubungkan dengan tragedi atau apa yang terjadi. Definisi lain adalah kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun menyatakan sensasi dari
dalam (baik objeknya maupun senimannya). Pelopor ekspresionisme : Vincent Van Gogh, Paul Gaugiuin, Ernast Ludwig, Karl Schmidt, Emile Nolde, JJ. Kandinsky dan Paul Klee. Di Indonesia penganut ini adalah : Affandi, Zaini dan Popo Iskandar.
Malam berbintang – Vincent van Gogh
Wisdom of the East, fresco mural- Affandi
5.    Dadaisme
Ciri khas dari karya dadaisme sini dan tidak mau ilusi atau ketiadaan ilusi.Yang kemudian diungkapkan dalam bentuk main-main, mistis, sesuatu yang menimbulkan goncangan jiwa yang mendadak, juga ada tanda-tanda merusak yang telah ada, sesuai dengan sifat lingkungan perang. Dada atau Dadaisme merupakan gerakan budaya yang lahir di wilayah netral, yaitu Zurich.


Makasih ..^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar